Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik mengumpulkan data-data yang diperoleh dari beberapa tempat, referensi dengan cara membaca, mendeskripsikan, kemudian mengambil kesimpulan yang sesuai dengan pokok permasalahan. Adapun sumber data primer-nya adalah kitab Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk kekejian kaum Nabi Luth a.s dan mengetahui ibroh dari kisah Nabi Luth a.s dalam Al-Qur’an surat AnNaml ayat 54-58 menurut tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan adalah muqarran yakni membandingkan ayat dalam dua penafsiran. Melalui metode penelitian ini, Ibroh yang terkandung pada kisah kaum Nabi Luth a.s menurut Ibnu Katsir adalah pentingnya bertahan dan teguh dalam kebenaran, mampu memuliakan lawan jenis kelamin sebagai pasangan dan sesuai dengan fitrahnya manusia. Menurut Buya Hamka pentingnya ada sikap dan rasa malu atas perbuatan buruk terlebih dihadapan orang lain juga kepada Allah SWT. keharusan bagi setiap manusia untuk belajar dan memahami ilmu agar terhindar dari pangkal kebodohan, senantiasa menumbuhkan sikap pejuang dan tidak mudah putus asa, dan meyakini bahwa hanya Allah sajalah yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu.
Copyrights © 2023