Artikel ini membahas perkembangan pemikiran tafsir tradisionalis di Indonesia dengan menelusuri akar pemikiran Islam yang berfokus pada tafsir klasik. Tafsir tradisionalis di Indonesia, yang sering kali dikaitkan dengan ulama-ulama dari pesantren, memainkan peran penting dalam pemahaman teks-teks Al-Qur'an dengan mengikuti metodologi klasik yang telah ada sejak abad-abad awal perkembangan Islam. Penelitian inibmengidentifikasi pemikiran beberapa tokoh besar, seperti KH. Hasyim Asy'ari, Buya Hamka, dan Nurcholish Madjid, dalam konteks tafsir tradisionalis dan dampaknya terhadap masyarakat Indonesia. Meskipun menghadapi tantangan dari pemikiran tafsir modern yang lebih kontekstual, tafsir tradisionalis tetap relevan dalam memberikanpedoman hidup bagi umat Islam di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, artikel ini menggali peran tafsir tradisionalis dalam memperkuat ajaran Islam di Indonesia serta tantangan dan peluang yang dihadapi dalam era modern ini
Copyrights © 2023