Edukasi pencegahan perundungan di satuan pendidikan dilaksanakan di SD Triamarta Tabanan bertujuan untuk mengedukasi siswa tentang jenis perundungan, dampak perundungan, melawan aksi perundungan serta cara membantu teman yang mengalami perundungan. Kegiatan edukasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa Universitas Triatma Mulya terhadap permasalahan yang kerap terjadi di masyarakat. Dengan pendekatan Model Project Based Learning (PBL) mahasiswa dilibatkan dalam beberapa tahap yang memungkinkan terjadinya peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK). Tahapan yang dikerjakan (a) tahap orientasi tentang permasalahan yang ada di sekitar, (b) mengorganisasi tim untuk mengambil peran melakukan pengamatan, meneliti dan menentukan bentuk proyek, (c) mengikuti bimbingan secara mandiri maupun kelompok, (d) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, serta (e) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Pembelajaran dengan pendekatan berbasis masalah dilakukan dalam kolaborasi untuk lebih terpokus pada pembentukan karakter pelajar Pancasila khususnya penerimaan keberagaman yang tidak perlu dipertentangkan apalagi dirundung secara fisik. Jadi, edukasi telah berhasil menumbuhkan rasa kebersamaan antar siswa sehingga suasana belajar nyaman tanpa perundungan. Bagi tim pelaksana program edukasi ini adalah bukti nyata kolaborasi lintas program studi yang mengarus utamakan kerjasama, kepedulian sosial dan berfikir kritis yang pada akhirnya merujuk pada wawasan kebangsaan.
Copyrights © 2025