Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari Generasi Z. Mereka menggunakan berbagai platform untuk berkomunikasi, berbagi informasi, serta membentuk identitas sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap pola komunikasi Generasi Z dalam interaksi sosial. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, media sosial menjadi sarana utama komunikasi bagi Generasi Z, menggantikan komunikasi tatap muka secara tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 20 responden Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan dalam meningkatkan frekuensi komunikasi, tetapi juga berkontribusi pada perubahan cara berkomunikasi, seperti penggunaan bahasa yang lebih singkat, berkurangnya keterampilan komunikasi langsung, serta meningkatnya preferensi komunikasi non-verbal melalui emoji dan meme. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya strategi edukasi untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal yang seimbang antara dunia digital dan dunia nyata.
Copyrights © 2025