Studi ini mengkaji eksistensi dan kontribusi besar organisasi Islam Nahdlatul Ulama dan Pesantren dalam memperkuat bangunan kebangsaan dan kenegaraan Indonesia, baik kontribusi yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Secara metodologi, kajian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Setelah melakukan analisa data lapangan, studi ini mendapati temuan penting bahwa pesantren dan organisasi NU adalah dua lembaga keagamaan Islam tradisional, yang dalam banyak hal memiliki tradisi beragama sama, baik di level pemikiran maupun aktivitas agama sehari-hari. Pun demikian halnya dengan pandangan atau pemikiran keduanya terkait konsep kebangsaan dan kenegaraan, pesantren dan NU memiliki sudut pandang yang sama. Karena secara umum, baik NU ataupun komunitas pesantren sama-sama mengadopsi ide kebangsaan dan kenegaraan dari pemikiran besar para kyai terdahulu, terutama dari pemikiran KH. H. Hasyim Asy’ari tentang pentingnya persatuan. Bahwa komitmen berbangsa dan bernegara adalah ikhtiar memelihara persatuan, di mana suatu bangsa atau negara dapat menjadi maju dan hidup makmur manakala ada sikap dan semangat dan persatuan di setiap warganya.
Copyrights © 2023