Sedekah Laut merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat pesisir terutama di Pulau Jawa. Tradisi ini merupakan manifestasi budaya yang hampir tidak diketahui oleh generasi muda saat ini. Pemaknaan terhadap nilai tradisi Sedekah Laut dapat menjadi kunci utama dalam pelestarian budaya ini. Merujuk pada teori interaksi simbolik, makna disebarluaskan melalui interaksi sosial. Penelitian ini melihat bagaimana masyarakat memaknai nilai tradisi Sedekah Laut di Kabupaten Cilacap. Penelitian menggunakan paradigma interpretif serta metode deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk memahami dan menjelaskan secara holistik pemaknaan tradisi Sedekah Laut. Ditemukan bahwa mayoritas informan menyatakan Sedekah Laut memiliki makna luhur yakni sebagai wujud syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan karunia-Nya. Wujud syukur tersebut disimbolkan dengan pelarungan sesaji atau Jolen ke laut lepas dengan niat sedekah. Nilai-nailai tradisi juga dimaknai sebagai bentuk limpahan rezeki, keselamatan, dan keamanan. Masyarakat menyepakati semakin menumbuhkan rasa yakin akan adanya Tuhan penguasa alam semesta yang mencukupi kebutuhan manusia. Jika manusia bersyukur maka nikmat akan dilipatgandakan. Seluruh pemaknaan terkonstruksi melalui interaksi dalam lingkungan masyarakat terutama masyarakat nelayan pesisir. Kata-kata Kunci: Makna Tradisi; Sedekah Laut; Budaya
Copyrights © 2023