Pesatnya kemajuan teknologi memberikan dampak dalam pola komunikasi yang menjadi lebih praktis. Kemajuan teknologi yang berbasis kepraktisan memunculkan aplikasi pengiriman pesan, salah satunya adalah Whatsapp. Teknologi Whatsapp yang berbasis jaringan internet memungkinkan orang dapat berkomunikasi dengan tidak mengenal waktu, tempat, dan jarak. Nasrullah mengkategorikan Whatsapp sebagai media interaktif di mana antar anggotanya dapat saling memberikan timbal balik. Maka sebagai media interaktif, Whatsapp banyak digunakan orang termasuk dalam proses keredaksian jurnalistik professional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan Whatsapp di Redaksi Panturpost. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penggalian data observasi, wawancara yang disesuaikan dengan etnografi virtual. Metode penggalian etnografi virtual yang berbasis jaringan internet. Penelitian ini berfokus pada grup Whatsapp “Redaksi Panturapost” yang merupakan media siber jurnalistik di wilayah Tegal, Brebes, Pemalang hingga Batang. Panturapost sebagai media siber yang terdata di Dewan Pers, menggunakan sarana grup Whatsapp dalam seluruh proses pembuatan produk jurnalistiknya. Hasilnya adalah Whatsapp membantu dalam proses perencanaan, pengorganisasian, dan kontrol setiap produk jurnalistiknya.
Copyrights © 2021