-Penelitian menganalisis strategi pengembangan industri furniture di Aceh untuk meningkatkan daya saing dan keuntungan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap 50 pelaku usaha furniture dan observasi langsung pada 25 unit produksi di Banda Aceh dan Aceh Besar. Analisis SWOT dan matriks IE mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perkembangan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan bahan baku kayu berkualitas dan keterampilan pengrajin tradisional menjadi kekuatan utama. Namun, keterbatasan teknologi produksi dan lemahnya strategi pemasaran menghambat pertumbuhan sektor. Penerapan strategi pengembangan fokus pada modernisasi peralatan produksi, pelatihan desain produk, dan perluasan jaringan distribusi. Evaluasi dampak strategi memperlihatkan peningkatan produktivitas sebesar 27% dan pertumbuhan penjualan 35% dalam periode enam bulan. Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan lembaga pendidikan untuk memperkuat daya saing industri furniture Aceh di pasar nasional dan internasional
Copyrights © 2022