-Penelitian menganalisis pengaruh pembentukan modal terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan fokus pada sektor ekspor periode 2015-2022. Pengumpulan data menggunakan data time series dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Analisis Vector Error Correction Model (VECM) menunjukkan hubungan jangka panjang antara pembentukan modal tetap bruto dan pertumbuhan PDB (β = 0.567, p < 0.01). Hasil penelitian membuktikan bahwa peningkatan pembentukan modal sebesar 1% mendorong pertumbuhan ekspor sebesar 0.82%. Sektor manufaktur mencatat elastisitas tertinggi terhadap pembentukan modal (0.934), diikuti sektor pertanian (0.756). Analisis kausalitas Granger mengungkap adanya hubungan dua arah antara pembentukan modal dan nilai ekspor. Temuan penelitian menekankan pentingnya kebijakan investasi yang mendukung peningkatan kapasitas produksi sektor ekspor unggulan
Copyrights © 2022