Dari banyaknya masalah yang dibahas, secara spesifik, Koordinasi dan FGD antara Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Jember dengan IMM Komisariat Engineering Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember telah disepakati permasalahan prioritas yang akan ditangani. Permasalahan tersebut diantaranya Kader IMM Komisariat Engineering masih belum memiliki keahlian menerapkan teknologi ferosemen untuk memperkuat dinding rumah. Tujuan dari kegiatan ini adalah Kader IMM Komisariat Engineering Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember memiliki keahlian memiliki keahlian menerapkan teknologi ferosemen untuk memperkuat dinding rumah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 5 tahapan pengabdian. Kelima tahapan pengabdian itu diantaranya pertama, Sosialisasi penerapan teknologi ferosemen. Kedua, Pelatihan Pembuatan teknologi ferosemen. Ketiga, penerapan teknologi ferosemen. Keempat, pendampingan dan evaluasi penerapan teknologi ferosemen. Kelima Keberlanjutan Program terdiri dari pembentukan Tim khusus pemanfaatan teknologi ferosemen. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan Aktivis IMM Komisariat Engineering Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember dalam menerapkan teknologi ferosemen. Sebelum kegiatan, kemampuan mereka berada di angka 20 (kategori kurang). Setelah pendampingan, penyuluhan, dan simulasi, kemampuan mereka meningkat menjadi 82,5 (kategori sangat baik). Sebelum diadakan kegiatan, kemampuan Aktivis IMM Komisariat Engineering Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember berada dalam kategori kurang. Setelah diadakan kegiatan program pengabdian di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah kegiatan Aktivis IMM Komisariat Engineering Universitas Muhammadiyah Fakultas Teknik Jember ini meningkat pada kategori sangat baik.
Copyrights © 2025