Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas utama di Indonesia yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan clustering Pulau penghasil kelapa sawit berdasarkan luas areal, produksi, dan tenaga kerja menggunakan metode K-Means untuk menganalisis data dan menggunakan bahasa pemrograman python. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat jumlah cluster yang optimal sebanyak k=2, cluster 1 terdiri dari wilayah Sumatera dan Kalimantan yang memiliki luas areal terbesar, produksi tinggi, serta jumlah tenaga kerja yang tinggi. Sementara itu, cluster 2 mencakup wilayah dengan luas lahan yang lebih rendah seperti Jawa, Sulawesi, dan Maluku & Papua, cenderung memiliki produksi dan tenaga kerja lebih sedikit. Hasil penelitian ini, memberikan rekomendasi untuk wilayah perkebunan besar diperlukan peningkatan efisiensi produksi, infrastruktur, serta penerapan teknologi pertanian modern guna meningkatkan daya saing di pasar global. Sementara, untuk wilayah dengan luas lahan yang rendah perlu didorong untuk melakukan diversifikasi produk dan meningkatkan akses pasar bagi petani lokal.
Copyrights © 2025