Sebagai mahasiswa tingkat akhir sering menghadapi tekanan dan tuntutan dari keluarga, pertemanan, dan lingkungan mereka. Tekanan dapat berupa keharusan untuk segera menyelesaikan kuliah, seperti tugas akhir atau skripsi. Tujuan peneltian diketahuinya hubungan self disclosure dengan tingkat stres pada mahasiswa akhir di Universtas Widya Nusantara. Jenis peneltian ini kuantitatf dengan design penelitian cros sectonal populasi peneltian ini bejumlah 135 dan sampel yang gunakan sebanyak 58 mahasiswa dengan teknik pegambilan sampel mengunakan Acidental Samplng . Banyaknya 58 respondn menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami stress sedang 26 responden 44,85%, dan self disclosure tertutup 25 responden 43,1%. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara self dsclosure dengan tingkat strss dengan tingkat stres pada mahasiswa akhir Angkatan 2021 di Universitas Widya Nusantara. Tedapat hubungn antar self disclosure dengan tingkat stres pada mahasisw akhir pogram studi lmu keperawatn angkatan 2021 di uwn, diharapkan self disclosure dapat dijadikan alternative untuk menurunkan tigkat stres.
Copyrights © 2025