Komponen senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, kuesertin dan senyawa yang mempunyai gugus fenol pada tumbuhan berpotensi sebagai antiokidan. Penelitian ini bertujuan mengetahui senyawa bioaktif yang terdapat dalam tanaman daun kalangkala yang berpotensi sebagai antidiabetes menggunakan kromatograpi lapis tipis. Proses penelitian dimulai dari ektraki menggunakan etanol 70% dengan teknik maserasi. Maserat dikentalkan dengan rotary evapoator sampai mendapatkan ekstrak kental. Ekstrak kental dilakukan fraksinasi bertingkat sesuai dengan tingkat kepolaran pelarut n-hexan, ethtyl asetat dan metanol. Ekstrak dan fraksi dihitung rendemennya dan dilakukan analisis komponen bioaktif menggunakan kromatograpi lapis tipis menggunakan pembnding quesertin dan katekin. Hasil penelitian diperoleh berturut-turut fraksi metanol 48,60%, fraksi ethyl asetat 8,52%, ekstrak 6,91%, fraksi n-hexan 6,06%. Rf yang diperoleh berturut-turut ekstrak 0,87, dan 0,75, fraks n-hexan 0,87 dan 0,75, fraksi ethyl asetat 0,83 dan 0,75, fraksi metanol 0,73 dn 0,87 yang sama dan mendekati dengan Rf pembanding katekin 0,87 dan quesertin 0,75. Kesimpulan ekstrak dan fraksi daun kalangkala memiliki senyawa bioaktif katekin dan quesertin yang berpotensi sebagai antioksidan.
Copyrights © 2025