Kopi robusta merupakan salah satu jenis tanaman kopi dengan nama ilmiah Coffea canephora. Sesuai dengan namanya, minuman yang diekstrak dari biji kopi robusta memiliki cita rasa yang kuat dan cenderung lebih pahit dibanding arabika. Ekstrak biji kopi Robusta mengandung metabolit sekunder ini termasuk alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan berapa kadar Alkaloid ekstrak etanol biji kopi robusta (Coffea canephora). Proses ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi untuk mendapatkan ekstrak etanol biji kopi robusta (Coffea canephora) .Hasil uji identifikasi menunjukkan ekstrak etanol biji kopi robusta (Coffea canephora) positif mengandung alkaloid, yaitu menunjukan endapan putih dengan pereaksi mayer, warna coklat-merah bata dengan preaksi dragendroff, dan endapan coklat hingga hitam dengan pereaksi wagner. Hasil uji identifikasi menggunakan KLT didapatkan hasil positif yang ditandai dengan timbulnya noda berwarna coklat (Rf = 0,81) setelah disemprot pereaksi Dragendorff dengan Kafein sebagai pembanding berwarna jingga (Rf = 0,85). Hasil penetapan kadar didapatkan kadar rata-rata alkaloid ekstrak etanol biji kopi robusta (Coffea canephora) menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis adalah sebesar 1,7687 %.
Copyrights © 2025