Loneliness merupakan kondisi emosional yang dapat dirasakan oleh semua orang, termasuk pada pengguna Tinder yang berada di fase dewasa awal, yang memiliki kebutuhan intimacy. Untuk memenuhi kebutuhan intimacy dan mengatasi loneliness yang dirasakan, maka dibutuhkan self-compassion sebagai pandangan yang baik pada diri individu, self-compassion bermakna sebagai bentuk mengasihi diri dalam menghadapi masalah dan menerima kekurangan diri sebagai bagian dalam pengalaman hidup manusia. Tujuan penelitian ini untuk menguji secara empiris pengaruh self-compassion terhadap loneliness pada dewasa awal pengguna Tinder. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan responden sebanyak 74 orang pengguna Tinder aktif yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan dan belum menikah/lajang.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan teknik snowball. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai F sebesar 20,333 dengan signifikansi 0,000 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh self-compassion secara sangat signifikan terhadap loneliness pada dewasa awal pengguna Tinder. Hasil juga menunjukkan nilai R Square = 0,220, yang berarti self-compassion memberi pengaruh terhadap loneliness sebesar 22% dan sisanya sebesar 78% merupakan faktor lain diluar penelitian, seperti faktor situasional dan faktor karakterologis seperti personality, jenis kelamin, usia, budaya, dukungan sosial, self-esteem, atau mindfulness.
Copyrights © 2025