Di era globalisasi dan modernisasi saat ini, budaya lokal menghadapi tantangan besar untuk tetap lestari di tengah gempuran budaya asing, Generasi muda, khususnya siswa di sekolah, cenderung lebih tertarik pada budaya modern yang tersebar luas melalui teknologi digital dan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana perencanaan seni peran di sekolah SMP Muhammadiyah 2 Karang Tengah. Penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan secara mendalam. Dimana data tersebut diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu guru seni, dan peserta didik SMP Muhammadiyah 2 Karang Tengah. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa perencanaan pembelajaran seni peran masih terkendala dalam pengajaran guru seni, karena peneliti mengamati bahwa siswa kurang aktif dalam memperagakan seni peran, guru seni hanya memberikan arahan dan pengertian tentang seni peran tanpa memperagakan bagaimana peran tokoh masing-masing. Sehingga kurang siswa mengapresiasi budaya yang diberikan oleh guru, maka perencanaan dalam seni peran kurang maksimal. Namun, perencanaan yang baik sebelum menuju ke pementasan, guru wajib mengajarkan dasar seni peran dan di peragakan langsung sehingga siswa tertarik mempelajari seni peran, maka dari itu guru wajib memahami dasar seni peran, sehingga apresiasi siswa tersampaikan dan semakin tertarik belajar seni peran.
Copyrights © 2025