Big Data menawarkan banyak manfaat, tetapi juga menimbulkan tantangan besar dalam keamanan, seperti ancaman siber yang semakin kompleks dan sulit terdeteksi. Sistem Deteksi Intrusi (Intrusion Detection System/IDS) tradisional sering kewalahan menangani volume data yang besar dan pergerakannya yang cepat. Penelitian ini mengusulkan penerapan IDS berbasis kecerdasan buatan (AI-powered IDS) untuk mendeteksi ancaman secara lebih efektif dan cepat. Sistem ini menggunakan algoritma machine learning untuk mengenali pola anomali dalam data dan mengurangi kesalahan deteksi (false positive). Hasil penelitian berdasarkan studi literatur menunjukkan bahwa AI-powered IDS meningkatkan akurasi deteksi dibandingkan dengan sistem tradisional. Dengan pendekatan ini, sistem keamanan Big Data dapat lebih siap menghadapi berbagai ancaman secara proaktif dan efisien.
Copyrights © 2025