Artikel ini mengkaji perencanaan sumber daya manusia di PT Medan Sugar Industry, dengan fokus pada kurangnya pemahaman kepala departemen dalam membedakan level jabatan yang menyebabkan analisis kebutuhan Sumber Daya Manusia menjadi subjektif dan menghambat efektivitas perencanaan tenaga kerja. Metode yang digunakan adalah pada artikel ini adalah metode kualitatif dengan analisis data sekunder dari jurnal terkait dan ditambah dengan teori-teori yang ada dari beberapa buku. Temuan menunjukkan bahwa subjektivitas dalam penentuan level jabatan menciptakan ketidak seimbangan dalam struktur organisasi dan menyulitkan kesepakatan antardepartemen. Artikel ini juga memberikan solusi melalui, penerapan sistem standar jabatan, evaluasi jabatan yang lebih terstruktur, dan program pelatihan bagi kepala departemen. Pendekatan berbasis data dan keterlibatan berbagai pihak dalam proses perencanaan Sumber Daya Manusia juga diusulkan untuk meningkatkan objektivitas pengambilan keputusan. Dengan langkah-langkah ini, PT Medan Sugar Industry diharapkan dapat mengoptimalkan struktur organisasi dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif.
Copyrights © 2025