Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauhmana kemampuan adaptasi sistem dalam komunikasi organisasi mendorong difusi inovasi penggunaan marketplace agar dapat diadopsi pelaku usaha mikro perdesaan di Komunitas Teras Ciapus, Kabupaten Bogor. Teori difusiinovasi dan skema AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latency) digunakandalam penelitian ini. Penelitian berjenis kuantitatif eksplanatif ini memiliki tiga variabel, yakni Difusi Inovasi (X), Tingkat Adopsi (Y) dan Adaptasi Sistem (Z) sebagai variabel mediasi yang dianalisis menggunakan Path Coefficient. Populasi penelitian ini adalah para pelaku usaha mikro perdesaan yang menjadi anggota komunitas dengan teknik penarikan sampling menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi sistem dalam komunikasi organisasi berperan signifikan sebagai variabel mediasi yang menegaskan pentingnya kemampuan organisasi dalam beradaptasi untuk menentukan keberhasilan adopsi inovasi marketplace. Namun, kapasitas komunitas belum optimal menghadapi tantangan internal maupun eksternal dalam mendukung penggunaan marketplace di kalangan pelaku usaha mikro perdesaan setempat. Komunitas perlu meningkatkan upaya pencapaian tujuan jangka pendeknya untuk mendorong para anggotanya menggunakan marketplace dan memfasilitasi kerjasama sesama anggota berjualan online sebagai langkah awal mencapai tujuan jangka menengah dan panjang.
Copyrights © 2025