Kurikulum yang holistik berfokus pada perkembangan siswa secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, emosional, sosial, dan spiritual. Untuk mencapai pembelajaran yang holistik, manajemen kurikulum yang sistematis sangat diperlukan. Pengelolaan kurikulum yang baik mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi yang terintegrasi, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Namun, dalam praktiknya, terdapat berbagai tantangan yang dapat menghambat implementasi kurikulum holistik, seperti kurangnya kompetensi guru dan keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pendekatan sistematis yang dapat mendukung administrasi kurikulum dalam mencapai pembelajaran holistik, (2) mengidentifikasi elemen-elemen penting yang berfokus pada pembelajaran holistik, dan (3) mengetahui tantangan yang muncul dalam implementasi kurikulum holistik serta solusi yang dapat diambil. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum yang efektif melibatkan penentuan tujuan pendidikan yang jelas, penyusunan isi kurikulum yang relevan, serta penerapan strategi pembelajaran yang adaptif dan integratif dengan teknologi. Selain itu, tantangan utama dalam implementasi kurikulum holistik adalah kurangnya kompetensi guru dan sarana prasarana yang memadai. Oleh karena itu, pelatihan berkelanjutan bagi guru dan peningkatan fasilitas pendidikan sangat penting untuk mendukung keberhasilan pembelajaran holistik.
Copyrights © 2025