Penelitian ini membahas Basrah sebagai pusat kajian ilmu nahwu dan peranannya dalam perkembangan tata bahasa Arab. Basrah merupakan kota pertama yang menjadi pusat kajian nahwu, dengan Mazhab Basrah sebagai aliran utama yang mengembangkan ilmu ini secara sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan historis untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadikan Basrah sebagai pusat perkembangan ilmu nahwu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mazhab Basrah memiliki karakteristik khas, seperti pendekatan rasional, penggunaan qiyas, serta ketelitian dalam memilih sumber bahasa. Selain itu, faktor geografis, stabilitas sosial, dan keberadaan lembaga pendidikan turut berkontribusi terhadap kemajuan ilmu nahwu di Basrah. Tokoh-tokoh besar seperti Abu Aswad ad-Duwali, Sibawaih, dan Al-Farahidi berperan dalam membentuk kaidah tata bahasa Arab yang tetap menjadi rujukan hingga saat ini. Dengan demikian, Basrah memiliki kontribusi besar dalam pembentukan dan perkembangan ilmu nahwu sebagai disiplin ilmu yang fundamental dalam studi bahasa Arab.
Copyrights © 2025