JLBG (Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi) (Journal of Environment and Geological Hazards)
Vol 8, No 3 (2017)

Karakteristik Fluktuasi Permukaan Air Tanah Pada Akuifer Tidak Tertekan di Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi

Aditya Priyo Utomo (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2017

Abstract

ABSTRAKCibabat berada dalam wilayah administratif Kecamatan Cimahi Utara, yang pada tahun 2014 memiliki tingkatpertumbuhan penduduk sebesar 25% per tahun. Peningkatan jumlah penduduk berdampak terhadap perubahantataguna lahan, yang berimbas pada berkurangnya area resapan air tanah dan meningkatnya kebutuhan pendudukakan air tanah yang mengakibatkan terjadinya fluktuasi air tanah pada daerah tersebut. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui perbedaan fluktuasi permukaan air tanah pada daerah Cibabat, yang dipengaruhi iklim, keadaan geologi,dan kepadatan penduduk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya adalah geolistrik untuk intepretasigelogi bawah permukaan, pengukuran permukaan air tanah dan uji pemompaan untuk mengetahui tingkat fluktuasimuka air tanah dan besaran transmisivitas dan konduktivitas hidroliknya. Dari hasil penelitian diketahui bahwaakuifer dangkal pada daerah Cibabat merupakan akuifer bebas, dengan tingkat transmisivitas rendah yakni 0,08 / haridan konduktivitas hidrolik sebesar 1,3 10-9. Hasil pemantauan muka air tanah menunjukan fluktuasi muka air tanahyang beragam dengan tingkat penurunan terdalam berada pada bagian utara daerah penelitian yang mencapai 4,4mpada musim kemarau. Dalam jangka waktu panjang, dengan jumlah kepadatan penduduk yang terus bertambah akanmengakibatkan rusaknya keseimbangan air tanah pada daerah tersebut.Kata kunci: Cibabat, fluktuasi muka air tanah, transmisivitasABSTRACTCibabat located in the administrative area of of Cimahi Utara Distrct, which in 2014 had a population growth rateof 25% per year. The increase in population resulted in a change of land use, which impact on the reduction ofgroundwater recharge area and the increas in needs of the population will be groundwater. This study was conductedto determine differences in the groundwater level fluctuations in Cibabat area, which influenced the climate, geologicalconditions and population density. The method used in this study include the geoelectric to interpret geologicalsubsurface, groundwater level measurement and pumping test to determine the level of groundwater level fluctuationsand the amount of transmissivity and hydraulic conductivity. The result showed that the shallow aquifer in Cibabatis unconfined aquifer, with a low transmissivity level that is 0,08 / day and the hydraulic conductivity of 1,3 10-9.Monitoring results showed groundwater level fluctuations that vary with the level of the deepest decline was in thenorthern part of the research area that reached 4,4m in the dry season. In the longer term, this situation will lead tothe destruction of the groundnwater balance in the area.Keywords: Cibabat groundwater, groundwater level fluctuations, transmissivity

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jlbg

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Environmental Science

Description

Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi (JLBG) merupakan terbitan berkala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, yang terbit triwulan (tiga nomor) dalam setahun sejak tahun 2010. Bulan terbit setiap tahunnya adalah bulan April, Agustus dan Desember. JLBG telah terakreditasi LIPI dengan nomor ...