Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik Fluktuasi Permukaan Air Tanah Pada Akuifer Tidak Tertekan di Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi Aditya Priyo Utomo
Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi Vol 8, No 3 (2017)
Publisher : Badan Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2487.013 KB) | DOI: 10.34126/jlbg.v8i3.137

Abstract

ABSTRAKCibabat berada dalam wilayah administratif Kecamatan Cimahi Utara, yang pada tahun 2014 memiliki tingkatpertumbuhan penduduk sebesar 25% per tahun. Peningkatan jumlah penduduk berdampak terhadap perubahantataguna lahan, yang berimbas pada berkurangnya area resapan air tanah dan meningkatnya kebutuhan pendudukakan air tanah yang mengakibatkan terjadinya fluktuasi air tanah pada daerah tersebut. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui perbedaan fluktuasi permukaan air tanah pada daerah Cibabat, yang dipengaruhi iklim, keadaan geologi,dan kepadatan penduduk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya adalah geolistrik untuk intepretasigelogi bawah permukaan, pengukuran permukaan air tanah dan uji pemompaan untuk mengetahui tingkat fluktuasimuka air tanah dan besaran transmisivitas dan konduktivitas hidroliknya. Dari hasil penelitian diketahui bahwaakuifer dangkal pada daerah Cibabat merupakan akuifer bebas, dengan tingkat transmisivitas rendah yakni 0,08 / haridan konduktivitas hidrolik sebesar 1,3 10-9. Hasil pemantauan muka air tanah menunjukan fluktuasi muka air tanahyang beragam dengan tingkat penurunan terdalam berada pada bagian utara daerah penelitian yang mencapai 4,4mpada musim kemarau. Dalam jangka waktu panjang, dengan jumlah kepadatan penduduk yang terus bertambah akanmengakibatkan rusaknya keseimbangan air tanah pada daerah tersebut.Kata kunci: Cibabat, fluktuasi muka air tanah, transmisivitasABSTRACTCibabat located in the administrative area of of Cimahi Utara Distrct, which in 2014 had a population growth rateof 25% per year. The increase in population resulted in a change of land use, which impact on the reduction ofgroundwater recharge area and the increas in needs of the population will be groundwater. This study was conductedto determine differences in the groundwater level fluctuations in Cibabat area, which influenced the climate, geologicalconditions and population density. The method used in this study include the geoelectric to interpret geologicalsubsurface, groundwater level measurement and pumping test to determine the level of groundwater level fluctuationsand the amount of transmissivity and hydraulic conductivity. The result showed that the shallow aquifer in Cibabatis unconfined aquifer, with a low transmissivity level that is 0,08 / day and the hydraulic conductivity of 1,3 10-9.Monitoring results showed groundwater level fluctuations that vary with the level of the deepest decline was in thenorthern part of the research area that reached 4,4m in the dry season. In the longer term, this situation will lead tothe destruction of the groundnwater balance in the area.Keywords: Cibabat groundwater, groundwater level fluctuations, transmissivity
LAJU INFILTRASI DAN RUNOFF KELURAHAN RANGGA MEKAR, KECAMATAN BOGOR SELATAN, KOTA BOGOR Aditya Priyo Utomo
Journal of Geoscience Engineering & Energy (JOGEE) VOLUME 1, NOMOR 2, AGUSTUS 2020
Publisher : Universitas trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2543.93 KB) | DOI: 10.25105/jogee.v1i02.7693

Abstract

Perubahan tataguna lahan untuk pembangunan area perumahan memerlukan studi awal mengenai kondisi fisik daerah yang akan dikembangkan, antara lain studi infiltrasi dan air limpasan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar laju limpasan dan kemampuan infiltrasi lahan pada area tersebut. Pada Kelurahan Rangga Mekar yang akan dibangun area perumahan, dilakukan uji infiltrasi menggunakan infiltrometer cincin ganda dengan acuan SNI: 7752:2012 dan analisis debit limpasan. Hasilnya menunjukan bahwa pada Kelurahan Rangga Mekar memiliki kemampuan infiltrasi sedang cepat – cepat, sedangkan nilai debit limpasan tergolong rendah yakni 0.0050mm3/jam – 0.2mm3/jam.
SEBARAN MUKA AIR TANAH DAERAH GAMPONG REULEUT, KECAMATAN MUARA BATU, KABUPATEN ACEH UTARA, PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSALAM Aditya Priyo Utomo
Journal Geological Processes, Risks, and Integrated Spatial Modeling Vol 1 No 01 (2023): Journal Geological Processes, Risks, and Integrated Spatial Modeling
Publisher : LPPM Universitas PRISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gampong Reuleut merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Aceh Utara yang sedang mengalami pertumbuhan. Belum tercukupinya pasokan air dari PDAM membuat air tanah menjadi sumber pasokan utama warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Pemanfaatan air tanah dalam jangka waktu panjang akan mempengaruhi terhadap keberadaan air tanah, karena itu perlu adanya kajian mengenai kondisi geologi dan sebaran air tanah pada daerah Gampong Reuleut. Metode yang digunakan dalam penentuan kondisi geologi pada daerah penelitian dengan pemetaan dan pengukuran langsung di lapangan, sedangkan untuk mengetahui sebaran muka air tanah padalokasi penelitian metode pengumpulan data berupa pengukuran kedalaman muka air tanah yang diukur pada sumur gali masyarakat. Jenis lithologi yang dijumpai pada Gampong Reuleut adalah pasir lempungan hingga lempung yang merupakan lapisan akitar bersifat sukar meloloskan air, Ketinggian muka air tanah daerah Gampong Reuleut berkisar 3 hingga 11.5 mdpl dengan arah aliran air tanah selatan menuju utara.