Program pemberdayaan dan edukasi hukum bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan menyoroti sektor informal, khususnya pekerja rumah tangga dan nelayan. PMI menghadapi tantangan serius seperti diskriminasi hukum, terbatasnya akses informasi, dan kerentanan terhadap kejahatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum melalui seminar, diskusi terbuka, dan workshop yang dilaksanakan secara offline di Taiwan bekerja sama dengan Gerakan Masyarakat Sadar Baca dan Sastra (GEMAS). Metode yang digunakan meliputi persiapan awal, keterlibatan komunitas, diskusi terbuka, monitoring, dan disseminasi informasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dan identifikasi beberapa masalah hukum ketenagakerjaan yang sering dihadapi PMI. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa literasi hukum sangat penting bagi PMI untuk memperjuangkan hak-hak mereka dan meningkatkan kualitas hidup. Melalui program ini, diharapkan PMI dapat lebih berdaya dan memiliki keberanian untuk melapor jika menghadapi masalah hukum, serta mampu mengambil peran aktif dalam upaya perlindungan dan pemberdayaan diri mereka sendiri. Kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam memberikan solusi praktis bagi masalah-masalah yang dihadapi PMI di Taiwan.
Copyrights © 2024