Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bukti empiris mengenai hubungan antara literasi fisik dengan kesehatan dan aktivitas fisik remaja. Melalui tinjauan sistematis, studi ini menganalisis 45 artikel penelitian yang diterbitkan dalam kurun waktu 2010-2021. Hasil menunjukkan bahwa literasi fisik memiliki korelasi positif dengan tingkat aktivitas fisik, kesehatan mental, dan kesejahteraan umum remaja. Intervensi berbasis literasi fisik yang terintegrasi dalam kurikulum sekolah menunjukkan efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan motivasi bergerak, kepercayaan diri, dan kebiasaan aktivitas fisik jangka panjang. Namun, terdapat variasi dalam metodologi pengukuran dan implementasi program yang perlu distandarisasi. Penelitian ini memberikan landasan bukti untuk pengembangan kebijakan dan program yang mempromosikan literasi fisik sebagai strategi fundamental dalam mengatasi masalah sedentari dan meningkatkan kesehatan remaja.
Copyrights © 2022