Penelitian ini bertujuan untuk menyeimbangkan produksi lower holder dengan melakukan pembagian tenaga kerja yang seimbang, dan merancang aliran proses serta tata letak produksi yang efisien untuk meminimalkan waktu tunggu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ranked Positional Weight, Largest Candidate Rule, dan Kilbridge and Wester. Hasil penelitian menggunakan metode perusahaan line efficiency sebesar 62%, balance delay sebesar 38%, dan smoothness index sebesar 686,1. Metode Ranked Positional Weight line efficiency sebesar 62%, balance delay sebesar 38%, dan smoothness index sebesar 220,73. Metode Largest Candidate Rule line efficiency sebesar 62%, balance delay sebesar 38%, dan smoothness index sebesar 226,89. Metode Kilbridge and Wester line efficiency sebesar 62%, balance delay sebesar 38%, dan smoothness index sebesar 205,82. Maka dapat dipilih metode Kilbridge and Wester sebagai metode terbaik karena memiliki nilai smoothness index yang lebih kecil. Rekomendasi penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan faktor kendala teknis pada penggunaan mesin dan fasilitas produksi diperusahaan agar hasil penelitian dapat lebih optimal.
Copyrights © 2025