Gen Alfa yang lahir antara tahun 2010 hingga 2025, berkembang dalam konteks yang kaya akan teknologi dan informasi. Artikel ini mengkaji berbagai tantangan yang dihadapi oleh Gen Alfa Kristen, termasuk masalah identitas, dampak media sosial, serta pergeseran dalam nilai-nilai spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan pendekatan yang relevan terhadap kehidupan dan tantangan yang dihadapi oleh Gen Alfa, gereja dan lembaga pendidikan harus berperan sebagai wadah yang nyata untuk mendukung kehidupan spiritual dan pembentukan karakter anak, dengan memanfaatkan media digital dan sosial. Gen Alfa Kristen menghadapi tantangan digital, seperti identitas dan media sosial. Gereja dan lembaga pendidikan harus mengadopsi pendekatan adaptif untuk mendukung perkembangan spiritual anak. Keterlibatan di dunia digital penting untuk membangun fondasi iman.
Copyrights © 2025