Penelitian ini membahas tentang krisis moral yang dihadapi oleh anak muda dan peran penting gereja dalam menghadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan konseling yang diusulkan oleh Jay E. Adams dalam membentuk karakter dan moralitas yang kuat pada generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui analisis literatur dan penelusuran informasi melalui internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis moral pada anak muda sering kali disebabkan oleh longgarnya pegangan agama dan pengaruh budaya materialistik serta hedonistik. Gereja memiliki peran yang signifikan dalam menghadapi tantangan ini dengan menerapkan pendekatan konseling yang sesuai. Tahap-tahap pendekatan konseling oleh Jay E. Adams, yaitu mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki, dan melatih kebenaran secara disiplin, membantu membentuk karakter dan moralitas anak muda.
Copyrights © 2025