Teknologi digital, termasuk modul interaktif, telah diterapkan dalam pendidikan untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. Namun, penelitian tentang efektivitasnya terhadap kinerja akademik masih terbatas. Penelitian ini menganalisis dampak penggunaan modul interaktif terhadap pemahaman dan pencapaian akademik mahasiswa dengan metode kuasi-eksperimen pretest-posttest kelompok kontrol. Sampel terdiri dari dua kelompok: eksperimen (menggunakan modul interaktif) dan kontrol (metode tradisional). Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, analisis akademik, dan kuesioner persepsi mahasiswa. Uji t berpasangan dan independen digunakan untuk mengukur perbedaan hasil belajar. Hasil menunjukkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor posttest lebih tinggi (rata-rata 21,8 poin) dibandingkan kelompok kontrol (12,3 poin). Mahasiswa yang menggunakan modul interaktif juga memperoleh skor akademik lebih baik dan merasa lebih termotivasi. Temuan ini mendukung bahwa pembelajaran berbasis teknologi meningkatkan efektivitas pendidikan. Oleh karena itu, integrasi modul interaktif direkomendasikan untuk meningkatkan pemahaman dan pencapaian akademik mahasiswa. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjangnya terhadap keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif.
Copyrights © 2025