Provinsi Banten merupakan satu di antara provinsi lain yang masih menghadapi kendala serius dalam menurunkan tingkat pengangguran, secara konsisten selalu masuk tiga besar tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia selama periode 2011-2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi TPT di Provinsi Banten dengan fokus pada angka melek huruf, rata-rata lama sekolah, angka kesakitan, PDRB, dan upah minimum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif model regresi data panel Dinamic Ordinary Least Square (DOLS) dengan menggunakan perangkat lunak Eviews 13. Data sekunder yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten. Hasil penelitian membuktikan rata-rata lama sekolah dan PDRB memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap TPT, sementara angka kesakitan memiliki pengaruh positif signifikan. Sedangkan angka melek huruf dan upah minimum tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap TPT. Temuan ini menyoroti perlunya kebijakan yang tepat untuk mengatasi permasalahan dalam bidang pendidikan dan kesehatan, serta lebih memahami potensi yang dimiliki di setiap daerah untuk dikembangkan agar menjadi nilai tambah bagi daerah tersebut serta berkontribusi pada peningkatan PDRB
Copyrights © 2025