artikel ini menganalisis peran Bahasa Indonesia dan keberagaman budaya sebagai fondasi mempertahankan identitas nasional di era globalisasi. Melalui pendekatan deskriptifanalitis dan studi pustaka, penelitian mengungkap bahwa Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa dan media transmisi nilai kebangsaan, sementara keberagaman budaya menjadi pilar identitas yang perlu dilestarikan melalui pendidikan, teknologi, dan kolaborasi multisektor. Tantangan utama meliputi dominasi bahasa asing dan pengikisan nilai tradisional, namun solusi seperti revitalisasi bahasa daerah, integrasi budaya dalam kurikulum, dan pemanfaatan digitalisasi dapat memperkuat identitas nasional. Artikel ini menegaskan bahwa identitas nasional adalah hasil upaya kolektif yang dinamis, memadukan bahasa, budaya, dan adaptasi terhadap perubahan global.
Copyrights © 2025