Masalah dalam penelitian ini adalah kesadaran lingkungan yang dimiliki oleh mahasiswa masih memprihatinkan. Untuk itu, perlu adanya perbaikan dengan menggunakan pelatihan ecoliteracy sebagai metode treatment. Tujuan penelitian ini ada dua, yaitu 1) mengetahui pengaruh pelatihan ecoliteracy terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan 2) mengetahui perbedaan kesadaran lingkungan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah mendapatkan pelatihan ecoliteracy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan two group pretest postest design. Sampel penelitian ini terdiri atas 60 mahasiswa yang belum pernah mengikuti pelatihan ecoliteracy. Sampel tersebut dibagi menjadi dua kelas, 30 mahasiswa sebagai kelompok eksperimen dan 30 mahasiswa sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan mean skor kesadaran lingkungan pada kelompok eksperimen. Skor pretest sebesar 25,40, sedangkan skor posttest meningkat menjadi 55,90 setelah diberikan pelatihan ecoliteracy. Adapun kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan mean skor yang signifikan. Skor pretest sebesar 27,23, sedangkan skor posttest meningkat menjadi 28,57. Kelompok eksperimen juga mengalami peningkatan kesadaran lingkungan dengan nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang bermakna mean skor kelompok eksperimen sebesar 30,5 berbanding kelompok kontrol sebesar 1,34.
Copyrights © 2025