Jurnal Fatwa Hukum
Vol 8, No 2 (2025): E-Jurnal Fatwa Hukum

PENERAPAN VICTIM OFFENDER MEDIATION PADA PERKARA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENYEBABKAN KEMATIAN (Studi Kasus Penerapan Adat Pati Nyawa Masyarakat Dayak Di Kecamataan Sungai Ambawang)

NIM. A1012181171, MIRA KARLINA (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Mar 2025

Abstract

ABSTRACTTraffic accidents resulting in death are a serious issue in Indonesia's criminal justice system. Case resolution through formal judicial channels often fails to satisfy all parties, as it tends to focus on punishing the perpetrator rather than restoring social relations. The Dayak Kanayant indigenous community employs a customary law-based settlement mechanism known as Adat Pati Nyawa, which prioritizes deliberation and social balance.This study aims to analyze the application of penal mediation in traffic accident cases resulting in death in Sungai Ambawang Sub-district, with an emphasis on its effectiveness and relevance within the Indonesian legal system. Using a qualitative approach with a case study method, this research demonstrates that Dayak Kanayant customary law contributes to restorative justice through compensation to victims' families and a settlement process based on community involvement. The findings indicate that penal mediation under Dayak Kanayant customary law offers several advantages, including a faster resolution process, lower costs, and its capacity to maintain social harmony. Keywords : Penal Mediation, Dayak Kanayant Customary Law, Victim-Offender Mediation (VOM). ABSTRAKKecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian merupakan permasalahan serius dalam sistem hukum pidana di Indonesia. Penyelesaian perkara melalui jalur peradilan formal sering kali tidak memuaskan semua pihak karena cenderung berfokus pada penghukuman pelaku tanpa mempertimbangkan pemulihan hubungan sosial. Masyarakat adat Dayak Kanayant memiliki mekanisme penyelesaian berbasis hukum adat yang dikenal sebagai Adat Pati Nyawa, yang mengutamakan musyawarah dan keseimbangan sosial.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan mediasi penal dalam perkara kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian di Kecamatan Sungai Ambawang, dengan menekankan efektivitas dan relevansinya dalam sistem hukum Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini menunjukkan bahwa hukum adat Dayak Kanayant berperan dalam menciptakan keadilan restoratif melalui pemberian kompensasi kepada keluarga korban penyelesaian yang berdasarkan peran serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi penal dalam hukum adat Dayak Kanayant memiliki beberapa keunggulan, seperti proses penyelesaian yang lebih cepat, biaya yang lebih rendah, serta kemampuannya dalam menjaga harmoni sosial.  Kata Kunci: Mediasi Penal, Hukum Adat Dayak Kanayant, Victim Offender Mediation.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...