Pengasuhan merupakan faktor yang sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan dan perkembangan anak berusia di bawah lima tahun. Masa anak usia 1-5 tahun (balita) adalah masa dimana anak masih sangat membutuhkan suplai makanan dan gizi dalam jumlah yang cukup dan memadai. Kekurangan gizi pada masa ini dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang secara fisik, mental, sosial dan intelektual yang sifatnya menetap dan terus dibawa sampai anak menjadi dewasa.Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana gambaran status gizi balita malnutrisi ditinjau dari pola asuh di Desa Mapilli Barat tahun 2023.Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif, untuk memahami secara mendalam dan mendeskripsikan hal-hal yang berkaitan dengan objek yang diteliti. Informan dalam penelitian ini 8 orang terdiri dari 3 ketua kader posyandu, 6 ibu yang mempunyai balita, dan 1 tenaga pendamping gizi.Hasil penelitian ini menujukkan terdapat 4 ibu balita menerapkan pola asuh demokratis, 2 ibu balita menerapkan pola asuh otoriter dan tidak ada ibu balita menerapkan pola asuh permisif. Sarannya,ibu balita rutin membawa anaknya ke posyandu setiap bulan agar status gizi anak dipantau secara berkala, dan tetap mempertahankan pola asuh yang baik. Diharapkan ibu balita memberi makan balita secara teratur dan lebih memperhatikan pemberian makanan bergizi, kepada petugas puskesmas atau kader setempat untuk meningkatkan pendidikan gizi dengan sering melakukan penyuluhan kepada ibu balita di Wilayah Kerja Puskesmas.
Copyrights © 2025