Pola makan merupakan cara memperoleh makanan (berapa kali dalam satu hari), jenis makanan, dan frekuensi makan. Pola makan tidak sesuai dapat mengakibatkan asupan gizi (makronutrien dan mikronutrien) yang berlebih atau berkurang. IMT merupakan pengukuran dalam pemantauan status gizi yang sederhana. Untuk mengetahui hubungan pola makan dan indeks massa tubuh (IMT) . Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan pola makan dengan Indeks Massa Tubuh pada Mahasiswa yang Tinggal di Asrama Akper Pemkab Tapanuli Utara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan pada waktu dan subjek yang sama untuk menggambarkan bagaimana hubungan pola makan dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada mahasiswa Akper Pemkab Taput yang tinggal di asrama. data pola makan diambil dalam 3 kali dengan tidak ber turut-turut dan pengukuran IMT satu kali pada waktu yang sama. Pengambilan data menggunakan data primer berupa food recall, antropometri. Uji Chi Square untuk pola makan dengan IMT diperoleh hasil P value 0,000 Terdapat hubungan pola makan dengan IMT Dimana kekuatan hubungan 0,479 yang berarti kekuatan hubungan nya sedang
Copyrights © 2024