Fleksibilitas dalam berpikir kreatif menjadi sangat penting untuk dibahas karena berpotensi menghasilkan cara-cara yang beragam secara konseptual. Ketika fleksibilitas berpikir dikuasai, maka tercipta kepercayaan diri dan keberanian untuk mengeksplorasi gagasan baru. Dalam konteks matematika, fleksibilitas berpikir memungkinkan siswa untuk merepresentasikan masalah matematika dengan berbagai cara, seperti diagram, grafik, tabel, atau persamaan sesuai dengan pemahaman siswa kebutuhan masalah. Artikel ini membahas secara mendalam konsep fleksibilitas dalam berpikir kreatif matematis meliputi metode penilaian, cara-cara untuk menunjukkan fleksibilitas pada masalah geometri, dan penerapannya dalam situasi praktis. Artikel ini merupakan studi literatur yang mengkaji berbagai jenis artikel jurnal dan buku sehingga dihasilkan deskripsi yang mendalam. Hasil studi literatur ini menunjukkan bahwa fleksibilitas berkaitan dengan kapasitas mengubah cara dengan melihat suatu masalah dari perspektif yang berbeda-beda, Fleksibilitas diukur dengan aktivitas mengubah fokus, mencoba strategi yang berbeda, memanfaatkan representasi yang berbeda, dan menghubungkan berbagai cabang matematika. Beberapa kriteria masalah yang dapat mendukung fleksibilitas dalam berpikir, yaitu masalah terbuka, terkoneksi, visual, dan menantang. Salah satu contoh aplikasi praktis yang mendukung fleksibilitas berpikir kreatif matematis siswa adalah menggunakan pendekatan intuitif, konkret, representasi, dan abstrak.
Copyrights © 2025