Penelitian ini membahas prediksi inflasi bahan kebutuhan pokok di Indonesia dengan memanfaatkan gabungan metode Rank Order Centroid (ROC) dan Simple Additive Weighting (SAW). Inflasi kebutuhan pokok menjadi isu penting yang berdampak pada daya beli masyarakat, terutama di kalangan individu berpenghasilan rendah. Metode ROC berfungsi untuk menetapkan bobot kriteria berdasarkan urutan kepentingan, sedangkan SAW digunakan untuk menghitung total skor dari setiap alternatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi bahan pokok yang tertinggi adalah daging sapi. Hal ini membuktikan, kombinasi kedua metode ini efektif dalam memprediksi perubahan harga bahan kebutuhan pokok dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih akurat. Studi ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pengambil keputusan dalam merumuskan strategi mitigasi inflasi yang lebih baik di masa depan.
Copyrights © 2025