Manajemen kegiatan konstruksi selalu melibatkan perencanaan, penentuan jadwal konstruksi dan pengendalian. Pelaksanaan suatu proyek konstruksi sering kali akan mendapat masalah yang tidakdirencanakan, sehingga keterlambatan tersebut akan membuat waktu pelaksanaan proyek yang telah direncanakan di dalam kontrak awal akan mengalami perubahan. Seringkali saat pelaksanaan proyek di lapangan tidak sesuai dengan perencanaan awal, sehingga banyak penyimpangan yang terjadi termasuk keterlambatan proyek. Resiko keterlambatan proyek tersebut dapat diperkecil dengan menggunakan berbagai macam metode percepatan waktu pelaksanaan proyek, salah satunya adalah metode Fast Track. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui penghematan waktu dan pekerjaan apa saja yang menjadi lebih singkat setelah diterapkan penjadwalan dengan metode Fast Track pada proyek pembangunan Gedung Puskesmas Polonia Medan. Dalam perencanaannya, Pekerjaan yang dianalisa pada Proyek Pembangunan Gedung Kesehatan Puskesmas Polonia dijadwalkan untuk selesai dalam kurun waktu 203 Hari dengan total biayaRencanasekitar Rp1.936.097.938,34 sesuai dengan Rekapitulasi yang ada.Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa waktu pelaksanaan awal adalah 175 haridan setelah dilakukan percepatan dengan metode Fast Trackmenjadi 146haridan Terjadi perubahan biaya setelah dilakukan percepatan. Sebelum dilakukanpercepatandengan Fast Track total biaya yaitu sebesarRp1.936.097.938,34, Sedangkan setelah dilakukan percepatan secara Fast Track total biaya yaitu sebesar Rp2.127.664.014,36 .
Copyrights © 2025