Indonesia adalah salah satu ekonomi terbesar di ASEAN dan memiliki potensi besar dalam berbagai sektor, termasuk manufaktur, digital, dan sumber daya alam. Sebagai kekuatan ekonomi terbesar di kawasan, Indonesia memiliki kepentingan strategis untuk menjaga keseimbangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, demi menghindari ketergantungan penuh pada salah satu pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan melemahnya pengaruh Amerika Serikat di Indonesia dan mengeksplorasi strategi Tiongkok dalam memperkuat posisinya di negara tersebut. Selain itu, penelitian ini ingin memahami bagaimana Indonesia menggunakan strategi hedging untuk menyeimbangkan hubungan dengan kedua kekuatan besar tersebut serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan Asia Tenggara. Kebijakan proteksionis AS, seperti tarif impor tinggi dan persyaratan perdagangan yang ketat, mengurangi akses Indonesia ke pasar AS dan daya tarik investasi, mendorong Indonesia untuk mendiversifikasi mitra ekonomi. Tiongkok berhasil memperkuat pengaruhnya di Indonesia melalui berbagai strategi yang berfokus pada diplomasi ekonomi, kerja sama infrastruktur, dan soft power. Kesimpulan penelitan ini didapatkan bahwa posisi Indonesia dalam persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok menunjukkan fleksibilitas dan ketahanan dalam menghadapi perubahan geopolitik global. Hasil penelitian ini mempertegas pentingnya strategi hedging bagi negara-negara yang berada dalam posisi serupa, di mana persaingan antara kekuatan besar bisa menjadi peluang sekaligus tantangan.
Copyrights © 2025