ABSTRAK Variasi kata sapaan mencerminkan heterogenitas komunitas tutur. Variasi kata sapaan dapat mengalami perubahan dan pergeseran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, faktor, dan fungsi kata sapaan berdasarkan perspektif gender dalam konten promosi produk perawatan kulit di TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan linguistik korpus. Data dalam penelitian ini adalah tuturan penjual produk perawatan kulit yang bersumber dari akun TikTok Kahf dan Scarlett Whitening dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Secara spesifik, jumlah data tuturan penutur laki-laki yang bersumber dari akun TikTok Kahf berjumlah 168 konten video dan data tuturan penutur perempuan yang bersumber dari akun TikTok Scarlett berjumlah 226 konten video. Data tersebut diolah dengan menggunakan perangkat lunak AntConc 4.2.4. Ada tiga temuan utama dalam penelitian ini. Pertama, penelitian ini menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan lebih banyak menggunakan kata sapaan berupa kata ganti. Perbedaannya, laki-laki cenderung menggunakan variasi kata sapaan yang berbasis gender, seperti bro. Sementara itu, wanita cenderung menggunakan kata sapaan yang bersifat uniseks, seperti guys. Kedua, variasi istilah sapaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti: (1) jenis produk perawatan kulit, (2) identifikasi mitra tutur yang terbatas, dan (3) upaya kesopanan dan membangun keakraban. Terakhir, fungsi penggunaan istilah sapaan adalah untuk: (1) keakraban atau membangun hubungan emosional, (2) penghormatan, dan (3) identifikasi mitra tutur. Kata Kunci: bahasa dan gender, kata sapaan, linguistik korpus, TikTok, variasi bahasa
Copyrights © 2025