Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun melalui penerapan permainan engklek. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan sosial emosional yang terlihat dari hasil pra-siklus anak, di mana rata-rata capaian hanya mencapai 32% dengan kategori Mulai Berkembang (MB). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 15 orang anak kelompok B3 di TK IT Darul Istiqomah Palangka Raya. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan signifikan pada perkembangan sosial emosional anak. Pada siklus I, rata-rata capaian meningkat menjadi 52% (Berkembang Sesuai Harapan/BSH), namun belum memenuhi kriteria keberhasilan 76% (Berkembang Sangat Baik/BSB). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, seperti penyederhanaan aturan permainan, demonstrasi langsung, dan pemberian penghargaan, rata-rata capaian meningkat menjadi 88%, yang memenuhi kriteria keberhasilan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan permainan engklek efektif dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Copyrights © 2025