Kabuyutan: Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal
Vol 4 No 1 (2025): Kabuyutan, Maret 2025

MENJAHIT DAN PENJAHIT PAKAIAN DALAM LINTASAN SEJARAH; SEBUAH TINJAUAN AWAL

Septiani, Ayu (Unknown)
Nugrahanto, Widyo (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Apr 2025

Abstract

berasal Pada periode kolonial di Indonesia, terdapat tiga golongan masyarakat yaitu pribumi, Timur Asing, dan Eropa. Mereka diwajibkan untuk mengenakan pakaian berdasarkan rasnya. Hal tersebut agar memudahkan pemerintah Hindia Belanda dalam mengawasi dan mengontrol penduduk di Pulau Jawa kala itu. Lalu darimana dan bagaimana pakaian-pakaian yang mereka kenakan tersebut dibuat. Fokus penelitian ini yaitu menjahit dan penjahit pakaian dalam lintasan sejarah. Setidaknya sejak periode paleolitikum dimana saat itu manusia menggunakan jarum dan benang dari tulang hewan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pakaian yang digunakan tidak terlepas dari adanya mereka yang terampil dalam menggunakan benang dan jarum untuk membuat pakaian. Pada periode kolonial para penjahit dari golongan pribumi yang dipekerjakan di rumah-rumah orang Belanda. Dengan demikian, teknik menjahit sudah dikenal sejak periode paleolitikum dan para penjahit didominasi oleh kalangan perempuan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kabuyutan

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science

Description

KABUYUTAN Jurnal Kajian Iilmu Sosial dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal, yang menjembatani pemikiran-pemikiran kritis menyangkut kearifan lokal tinggalan budaya masa lampau, termasuk di dalamnya kemanusiaan, yang mengedepankan manusia sebagai insan bermartabat dan berbudaya. Filologi secara ...