Remaja merupakan suatu masa ketika aspek fisik, psikologis, serta intelektual mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Hal tersebut sebagai bentuk persiapan untuk memasuki fase dewasa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pendidikan ibu dan tingkat kecukupan protein (TKP) dengan status gizi remaja (IMT/U) di Desa Babakan. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan subjek berjumlah 48 orang yang dipilih secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan teknik 1x24 hours food recall. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-November 2024 di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Berdasarkan analisis data, didapatkan bahwa sebagian besar tingkat pendidikan ibu (50,0%) adalah SMA/sederajat dan tingkat kecukupan protein (55,1%) remaja masih tergolong kurang (<80%). Adapun sebagian besar status gizi anak remaja dikategorikan gizi baik (77,1%). Hasil uji statistik Rank Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dan tingkat kecukupan protein (TKP) dengan status gizi (IMT/U) remaja di Desa Babakan (p>0,05).
Copyrights © 2025