Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stigma sosial biaya hidup murah terhadap gaya hidup mahasiswa rantau di Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode kuantitatif dengan membagikan kuisioner dengan cara daring melewati Google Form untuk mengumpulkan data. Teknik pemilihan responden yang digunakan adalah teknik purposive random sampling, yang dimana dari teknik tersebut, didapatkan total 100 responden penelitian. Pengolahan data dilakukan menggunakan program IBM SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel stigma sosial berpengaruh signifikan positif terhadap variabel gaya hidup pada mahasiswa rantau di Yogyakarta. Stigma sosial memiliki pengaruh sebesar 30,8%, sedangakan 60,2% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh dari stigma yang tergolong cukup rendah karena kurang dari 50% yang menunjukkan bahwa hanya 30,8% gaya hidup responden yang terpengaruh akan stigma sosial. Stigma sosial tidak selamanya akan memengaruhi gaya hidup seseorang karena gaya hidup adalah pilihan pribadi setiap individu. Stigma sosial yang tersebar di lingkungan sosial muncul sebab konstruksi bahasa dalam penduduk. Oleh karena itu, saat menganalisis sudut pandang tentang stigma penting untuk menimbang juga mencermati dengan berbeda-beda komponen lain yang bisa jadi ikut serta memengaruhi.
Copyrights © 0000