The results of hair styling can be assessed and measured scientifically, both cognitively and psychomotorly. Students still have difficulty with hair styling, especially with Top mesh hair styling material. This research method uses descriptive. The research population is 30 students. Sampling using a total sampling technique. Data analysis using descriptive techniques, analysis requirements using observer agreement and percentage. The research instrument used was an observation sheet of the results of the top mesh hair styling practice observed by 3 observers, namely 1 observer from a competent expert in the field of hair styling and 2 observers from beauty teachers at SMK Tarbiyah Islamiyah with an assessment scale using a Likert scale with a score of 4.3, 2.1. The data for this study were collected using an observation sheet of the results of the top mesh hair styling practice on students at SMK Tarbiyah Islamiyah. Based on the research conducted, it is known that the average score of students is 80 with the highest score of 97 and the lowest score of 50. The results of observations on the Top Mesh Hair Styling Results of class XI students at SMK Tarbiyah Islamiyah which were assessed by 3 (three) observers, show that of the 30 people in the research sample, 14 people (47%) tended to be very good, then 7 people (23%) tended to be good, and 6 people (20%) tended to be quite good, then 3 people (10%) tended to be less good.. Thus it is concluded that the results of the Topmesh hair styling practice of class XI students at SMK Tarbiyah Islamiyah are considered very good. ABSTRAKHasil penataan rambut dapat dinilai dan diukur secara ilmiah, baik dilihat dari kognitif dan psikomotor. peserta didik masih mengalami kesulitan untuk melakukan penataan rambut khususnya materi penataan rambut Top mesh. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif. Populasi Penelitian adalah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan teknik deskriptif, persyaratan analisis dengan menggunakan kesepakatan pengamat dan persentase. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar pengamatan hasil praktik penataan rambut top mesh yang diamati 3 orang pengamat yaitu 1 orang pengamat dari ahli yang berkompeten dibidang penataan rambut dan 2 orang pengamat dari guru tata kecantikan di SMK Tarbiyah Islamiyah dengan skala penilaian menggunakan skala likert dengan skor 4,3,2,1. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar pengamatan hasil praktek penataan rambut top mesh pada siswa SMK Tarbiyah Islamiyah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui hasil rata-rata skor siswa sebesar 80 dengan skor tertinggi 97 dan skor terendah 50. Hasil pengamatan pada Hasil Penataan Rambut Top mesh siswa kelas XI di SMK Tarbiyah Islamiyah yang dinilai oleh 3 (tiga) orang pengamat (observer) maka diketahui bahwa dari 30 orang sampel penelitian, 14 orang (47%) cenderung sangat baik lalu 7 orang (23%) cenderung baik, dan 6 orang (20%) cenderung Cukup baik, lalu 3 orang (10%) cenderung kurang baik. Dengan demikian disimpulkan bahwa hasil praktik penataan rambut Topmesh siswa kelas XI di SMK Tarbiyah Islamiyah dinilai sangat baik.
Copyrights © 2025