Pengukuran level bahan bakar minyak (BBM) dalam mobil tangki adalah aspek krusial dalam proses distribusi BBM. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan akurasi dalam pengukuran level bahan bakar minyak (BBM) pada mobil tangki di Pertamina Maos. Perbedaan hasil pengukuran BBM pada Pertamina dan SPBU menyebabkan kesalahan dalam klaim biaya dan menurunkan tingkat kepuasan pelanggan. Sebagai solusinya, dirancanglah alat ukur portable yang dinamai REPOBLE, yang didesain untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pengukuran BBM. Metode perancangan yang digunakan adalah pendekatan sistematis Pahl dan Beitz dan Design for Manufacture (DFM), yang mencakup analisis kebutuhan, konsep desain, pengembangan produk, dan pengujian prototipe. Hasil pengujian menunjukkan bahwa REPOBLE mampu mengurangi waktu rata-rata pengukuran dari 56,7 detik menjadi 28,3 detik, selisih dalam persen kenaikan waktu pengukuran adalah 50,09%. Akurasi pengukuran level BBM berkurang dari rata-rata 2,05mm menjadi rata-rata 0,675mm, selisih akurasi pengukuran dalam persen adalah 67,07%. Alat ini juga berkontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan pelanggan, dengan hasil survei menunjukkan nilai rata-rata Key Performance Indicator (KPI) sebesar 4,12. Oleh karena itu, penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa REPOBLE efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pengukuran BBM, serta berpotensi mengurangi biaya klaim dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Copyrights © 2024