Destinasi wisata alam Kaligua terletak di dataran tinggi Brebes dengan keindahan kebun teh dan objek wisata seperti Telaga Ranjeng serta Goa Jepang, memiliki potensi besar namun menghadapi tantangan dalam pengelolaan pariwisata. Salah satu kendala utama adalah minimnya digitalisasi sistem informasi, menyebabkan wisatawan kesulitan mencari informasi, memesan tiket, dan merencanakan kunjungan. Sistem reservasi tradisional juga menimbulkan ketidaknyamanan seperti antrian panjang dan ketidakpastian ketersediaan tiket. Selain itu, strategi pemasaran digital yang terbatas membuat Kaligua kurang dikenal dibandingkan destinasi lain di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi UI/UX untuk Kaligua menggunakan pendekatan Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test) guna mempermudah akses informasi, pemilihan destinasi, dan pembelian tiket secara daring. Hasilnya menunjukkan aplikasi ini memiliki antarmuka mudah digunakan, akses informasi cepat, serta metode pembayaran fleksibel. Meski demikian, aplikasi ini memiliki kekurangan seperti ketergantungan pada keputusan pengguna dan risiko kesalahan input. Secara keseluruhan, aplikasi ini dapat meningkatkan minat wisatawan, memberikan pengalaman lebih baik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan layanan pariwisata Kaligua.
Copyrights © 2025