E-learning adalah sistem pembelajaran berbasis elektronik yang menawarkan fleksibilitas waktu, tempat, dan kecepatan belajar, serta mengatasi keterbatasan bahan ajar cetak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem e-learning berbasis website menggunakan metode Personal Extreme Programming (PXP), yang diadaptasi dari Extreme Programming (XP). Penerapan PXP memungkinkan pengembangan perangkat lunak secara individu dengan iterasi pendek dan fleksibilitas tinggi untuk perubahan kebutuhan pengguna. Studi kasus dilakukan di SMP Negeri 1 Kedungadem, di mana pembelajaran konvensional masih mendominasi, menyebabkan kejenuhan dan kurangnya interaktivitas. Sekolah ini memiliki infrastruktur yang memadai untuk akses internet, namun belum memaksimalkan digitalisasi pembelajaran. Inovasi utama dalam penelitian ini adalah fitur pengiriman nilai siswa melalui WhatsApp untuk mempermudah orang tua memantau perkembangan anak. Pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) menunjukkan nilai rata-rata 62,3, termasuk dalam kategori "Marginal" dengan grade D. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem e-learning yang dikembangkan memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi membutuhkan perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Penelitian ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung digitalisasi sekolah yang efektif dan efisien.
Copyrights © 2025