Raja Jaya King merupakan perusahaan yang bergerak di industri repacking minyak goreng olahan sawit. Perusahaan ini memiliki tujuan untuk menjadi perusahaan profesional dan lebih maju dalam bidang perindustrian serta perdagangan lokal maupun internasional. Pada proses bisnisnya, perusahaan masih memiliki kendala salah satunya adalah rendahnya brand awareness karena belum lama berdiri dan kegiatan promosi serta pemasaran masih dilakukan secara konvensional. Dengan melihat potensi perkembangan teknologi promosi dan pemasaran saat ini sangat cepat, maka dari itu akan dilakukan proses digital marketing sehingga perusahaan dapat memperluas jangkauan promosi secara lebih luas. Metode yang digunakan untuk merancang strategi digital marketing adalah RACE karena lebih efektif untuk membangun brand awareness pada perusahaan baru serta berorientasi terhadap pengalaman pelanggan melalui konten kreatif. Ada 4 tahapan dari metode tersebut yakni Reach, Act, Convert, dan Engage. Setelah melakukan perencanaan dan implementasi strategi digital marketing pada platform sosial media Facebook, Instagram, dan Tiktok dalam kurun waktu 1 bulan telah berhasil menjangkau audiens menjadi lebih luas. Hal ini didukung dengan bertambahnya jumlah followers dan meningkatnya interaksi pada masing-masing sosial media yang digunakan. Tiktok dengan 20 followers dan engagement rate sebesar 18,62%, Instagram 13 followers dengan engagement rate sebesar 38,25%, dan Facebook 2 followers dengan engagement rate sebesar 2,17%.
Copyrights © 2025