Keterampilan proses sains merupakan aspek penting dalam pembelajaran sains karena memungkinkan siswa memahami konsep secara lebih mendalam melalui investigasi ilmiah. Namun, keterampilan ini masih rendah pada sebagian besar siswa, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Desain penelitian yang digunakan yaitu one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 28 siswa yang diberikan pretest sebelum pembelajaran dan posttest setelahnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan proses sains siswa setelah diterapkan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing. Hasil ini ditunjukkan oleh hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan proses sains sebelum dan sesudah pembelajaran, serta analisis N-Gain yang menunjukkan peningkatan keterampilan proses dalam kategori sedang dengan skor rata-rata 0,67. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa.
Copyrights © 2025